Facebook Pixel Code Inilah Hormon Penting Dalam Produksi ASI

Hormon Prolaktin Dalam Masa Menyusui

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 13 March 2019

Menyusui
Tips
Cover Image of Hormon Prolaktin Dalam Masa Menyusui

Tubuh manusia memproduksi berbagai macam hormon, salah satunya adalah hormon prolaktin. Prolaktin merupakan hormon utama yang berperan dalam produksi ASI. Selain berperan dalam produksi ASI, hormon prolaktin juga bisa menjadi ukuran kesuburan seseorang. Keberadaan hormon prolaktin memang sangat penting untuk produksi ASI, tetapi kadar prolaktin berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai masalah bagi tubuh.

Apa Itu Hormon Prolaktin?

Prolaktin adalah hormon yang memberikan sinyal kepada tubuh untuk memproduksi ASI mulai dari masa akhir kehamilan hingga masa menyusui. Hormon prolaktin memang erat dengan laktasi, tetapi ternyata pria juga memiliki hormon ini meski kadarnya lebih rendah.

Dilansir dari Medical News Today, kadar hormon prolaktin pada pria dan wanita yang sedang tidak hamil atau menyusui terbilang rendah. Prolaktin pada wanita normalnya adalah sekitar 25 nanogram per mililiter, sedangkan pada pria hanya 17 nanogram per mililiter.

Ketika memasuki masa akhir kehamilan, tubuh Bunda juga telah bersiap memproduksi ASI. Dalam kondisi ini, kadar hormon prolaktin dapat meningkat sekitar 10-20 kali lipat dari kadar normalnya. Selain hormon prolaktin, hormon insulin juga ikut berperan dalam produksi laktasi normal. Fungsi hormon insulin untuk membantu proses pengeluaran susu ke puting.

Fungsi Hormon Prolaktin

Manfaat utama hormon prolaktin adalah merangsang produksi ASI. Selain manfaat tersebut, ternyata masih banyak manfaat lainnya dari hormon prolaktin. Selain manfaat yang terkait dengan produksi ASI, hormon prolaktin pada wanita berperan dalam metabolisme, sistem kekebalan tubuh, mengatur siklus haid, dan mengatur kadar cairan tubuh. Pada pria, manfaat hormon prolaktin adalah mendorong produksi sperma.

Risiko Kadar Prolaktin Tidak Normal

Umumnya kadar prolaktin akan naik 10-20 kali lipat selama masa menyusui. Kekurangan prolaktin sebenarnya merupakan kondisi yang jarang terjadi. Namun, kekurangan hormon prolaktin akan menghambat produksi ASI.

Di sisi lain, kelebihan kadar prolaktin yang juga berbahaya bagi tubuh, Bun. Kadar prolaktin berlebihan pada wanita dapat menghambat produksi hormon estrogen. Fungsi hormon estrogen mengatur perkembangan seksual pada wanita.  Kelebihan kadar prolaktin pada pria dapat menghambat hormon produksi testosteron.

Hal ini lah yang membuat hormon prolaktin disebut sebagai hormon yang bisa menjadi ukuran kesuburan. Ini karena terlalu banyak hormon prolaktin berpotensi mengganggu kesuburan seseorang. Meskipun demikian, kadar prolaktin yang tinggi selama masa menyusui adalah hal wajar dan tidak termasuk ke dalam kondisi membahayakan.

Prolaktin dikeluarkan bersama ASI. Proses menyusui kemudian memicu tubuh untuk memproduksi hormon prolaktin kembali. Hal ini akan terus terjadi selama masa menyusui sehingga kadar prolaktin tinggi tidak akan berbahaya bagi tubuh atau mengganggu kesuburan.

Menjaga Hormon Prolaktin

Menjaga kadar hormon prolaktin selama masa laktasi sangatlah penting, Bun. Salah satu caranya adalah menjaga asupan nutrisi Bunda dan menghindari penggunaan obat yang dapat berpengaruh terhadap produksi hormon prolaktin.

Untuk membantu mengoptimalkan asupan makanan dengan nutrisi seimbang, Bunda juga bisa mengonsumsi susu yang diformulasikan khusus untuk masa menyusui. Pastikan nutrisi tercukupi selama masa menyusui ya, Bun. Ini karena ASI akan mendukung tumbuh kembang buah hati dan kecerdasan otak buah hati dalam jangka panjang.

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya