Facebook Pixel Code Kembangkan Kemampuan Berbahasa Balita

Tahapan Kemampuan Bahasa Balita dan Cara Tepat Stimulasinya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 08 April 2019

1 Tahun
Tumbuh Kembang
Cover Image of Tahapan Kemampuan Bahasa Balita dan Cara Tepat Stimulasinya

Walaupun berkembang secara alami, kemampuan berbahasa anak sesungguhnya dapat dilatih dan dikembangkan lewat berbagai cara. Tidak melulu buah hati yang mesti memperhatikan keadaan sekitarnya untuk meniru ucapan orang lain. Bunda pun bisa proaktif membantu perkembangan kemampuan berbahasa anak lewat berbagai cara.

Membantu mengembangkan kemampuan berbahasa anak bukan hal yang sulit. Bunda bisa mengajari anak mengenal dan memahami lebih banyak kosakata dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Berikut beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk membantu perkembangan kecerdasan berbahasa anak.

  1. Bantu dengan Gerakan Tangan

Tidak semua kosakata sudah bisa dimengerti oleh anak usia 1-3 tahun. Kadang-kadang Bunda mesti membantunya dengan gerakan tangan yang menggambarkan apa yang hendak Bunda katakan. Sebagai contoh ketika hendak berpisah, Bunda bisa mengucapkan kata “dadah” sambil melambaikan tangan. Bisa juga ketika anak hendak memilih mainannya, Bunda membantu menawarkan dengan menunjuk satu-satu permainan dan menyebut jenis permainan tersebut.

  1. Bernyanyi Bersama

Kesannya memang seperti tidak sedang mengajari, tetapi membantu anak belajar berbahasa juga bisa Bunda lakukan dengan bernyanyi bersama buah hati. Pilihlah lagi dengan kosakata yang tidak terlalu sulit dan nyanyikan bersama buah hati. Nada mampu membantu buah hati untuk mengingat tiap kata yang ada dalam lagu.

  1. Bermain Telepon-teleponan

Coba ajari buah hati belajar berbahasa sambil bermain telepon-teleponan. Bunda bisa menggunakan telepon mainan atau dengan telapak tangan. Mulailah dengan suara dering dan ajak anak menjawab dengan “hai” atau halo”. Mulailah bertanya hal-hal mudah kepada buah hati. Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan melatih anak untuk mengolah dan mengembangkan kosakata.

  1. Membacakan Cerita

Aktivitas membacakan cerita untuk anak bisa sangat membantu perkembangan bahasanya. Melalui cerita, anak bisa mengetahui banyak kosakata baru. Ditambah lagi, buah hati bisa lebih mengenai struktur kalimat lewat cerita yang Bunda bacakan. Lebih bagus lagi jika Bunda membacakan buku cerita bergambar untuk buah hati. Bunda bisa menunjukkan situasi gambar cerita kepada buah hati sehingga ia bisa lebih memahami kisah yang didengarnya.

  1. Hentikan Berbicara dengan Bahasa Bayi

Kemampuan berbicara buah hati memang masih terbatas sehingga sering mengeluarkan kata-kata yang terdengar kurang jelas. Kemampuan mengucapkan kata yang belum sempurna ini sering dikenal sebagai bahasa bayi. Banyak orang pada akhirnya mencoba mengikuti bahasa bayi yang diucapkan anak. Sebenarnya cara tersebut justru bisa menghambat proses perkembangan bahasanya. Lebih baik Bunda mulai berbicara dengan pengucapan yang sebenarnya sehingga anak lebih cepat meniru dan memahami bahasa yang Bunda lafalkan.

  1. Selalu Tanggapi Ucapan Anak

Menanggapi setiap celotehan buah hati ternyata juga bisa mengasah kemampuan berbahasanya. Respons dari Bunda akan membantunya mengenal kosakata baru. Ia pun akan lebih memahami tiap tanggapan dari kata-kata yang keluar dari mulutnya. Karena itu, cobalah selalu menanggapi ucapan anak, bahkan untuk kata-kata yang maknanya tidak ada. Misalkan anak mengucapkan kata “da, da, da, da”; Bunda bisa menanggapinya dengan mengajukan pertanyaan kepada buah hati.

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya